Guru Agama Islam Passing Grade PPPK Tahap 1 berharap Mengisi Formasi 150 yang disampaikan Bupati Boyolali
BOYOLALI NEWS --- Puluhan GTT Guru
Pendidikan Agama Islam (GPAI) Kab. Boyolali yang sudah lolos passing grade tahap
1 saat ujian ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) guru tahun
2021 namun tanpa formasi, kembali mempertanyakan nasib mereka yang masih
terkatung katung hingga saat ini.
Pasalnya, Bupati Boyolali,
M. Said Hidayat menyampaikan akan ada kejutan untuk formasi guru agama di Boyolali
tahun 2022, yang menurutnya akan membuka sebanyak 150 formasi guru agama,
seperti yang diberitakan oleh situs resmi website Pemerintah Kabupaten
Boyolali, www.boyolali.go.id,
pada 17 Mei 2022 saat penyerahan SK PPPK guru tahap 1 dan tahap 2 di Alun alun
kidul, komplek perkantoran terpadu pemkab Boyolali.
Informasi tersebut terus
berkembang dikalangan guru guru agama di Boyolali, terutama para guru agama
islam di sekolah negeri baik SD maupun SMP yang sudah lolos passing grade atau
nilai ambang batas ujian ASN PPPK tahap 1 di tahun 2021 yang lalu namun tanpa
mendapatkan formasi.
Ketua Paguyuban GTT PAI Kab.
Boyolali, Eksani, S.Pd.I mengatakan,“semoga apa yang disampaikan pak bupati
boyolali membuka 150 formasi guru agama tersebut bisa terealisasi di tahun 2022
ini, karena pada tahun 2021 yang lalu formasi guru agama hanya 32 saja, 29
formasi untuk guru agama islam dan 3 formasi untuk non islam, namun yang
mendaftar ratusan orang guru agama sehingga banyak guru agama yang lolos
passing grade namun tidak mendapatkan formasi.
Dari pendataan yang kami
lakukan di paguyuban GTT PAI Kab. Boyolali, ada sebanyak 84 orang guru agama SD
dan SMP lolos passing grade tahap 1, namun 2 orang dinyatakan lulus dan
memenuhi formasi pasca sanggah sehingga masih tersisa 82 orang guru agama yang
lolos passing grade namun belum mendapatkan formasi hingga saat ini.
Harapan kami 82 orang guru
agama islam yang sudah lolos passing grade atau nilai ambang batas yang
ditetapkan Kemenpan RB tersebut bisa mendapatkan formasinya, semoga saja di
sekolah induk atau di sekolah kami masing masing dibuka formasinya, jika tidak
tentu akan menambah keresahan dikalangan guru guru agama islam di Boyolali,
padahal ada sebanyak 345 SD dan 43 SMP yang masih kekurangan guru agama
semuanya dibawah naungan Disdikbud Boyolali,” Ujarnya. Sabtu (21/5/2022).
Sementara itu tahapan
pembukaan seleksi ASN PPPK guru di tahun 2022 ini menurut informasi sudah
diambang mata, sehingga perlu persiapan para guru guru yang ingin mendaftarkan
karena masih banyak juga guru guru agama yang belum lolos passing grade ingin
mendaftar kembali di tahun 2022.
Eksani menambahkan, Guru
agama islam yang sudah lolos passing grade mengharapkan langsung pemberkasan
dan diberikan SK saja, sehingga kami tidak perlu tes lagi, karena kami 82 orang
guru agama islam ini sudah lolos nilai ambang batas yang ditetapkan oleh
Kemenpan RB, jelasnya. (Sani/ B-News).

Komentar
Posting Komentar