Ketua Kwarcab Boyolali, Supana, M.Pd (kanan) menandatangani MOU kerjasama pramuka dengan Kacabdin Dikbud Wilayah 5 Prov. Jateng, Dr. Sadimin, S.Pd, M.Eng (kiri)
BOYOLALI --- Untuk
mengevaluasi program kerja tahun 2021 dan menyusun program tahun 2022, Gerakan
pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 1109 Boyolali menggelar Rapat Kerja Cabang
(Rakercab) yang digelar di Aula Gagatan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata
Kabupaten Boyolali, Selasa (8/2/2022).
Kegiatan ini diikuti
para Ketua Kwartir Ranting pramuka di 22 Kecamatan se Kabupaten Boyolali.
Rakercab dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata
(Disporapar) Kabupaten Boyolali yang juga menjabat sebagai Ketua Kwarcab
Boyolali, Supana, M.Pd, dengan protokol kesehatan yang ketat.
Berbagai kegiatan yang
sudah dilaksanakan di tahun 2021 seperti membantu Pemerintah dalam penanganan
pencegahan covid-19 dengan membagikan ribuan masker pada masyarakat, melaksanakan
karya bakti lebaran, mengirimkan peserta lomba pesta siaga daerah Jawa Tengah
secara virtual, mengadakan pelatihan pembina kursus mahir dasar bagi pembina
pramuka penegak di jenjang SMA/ SMK, hingga mitigasi kebencanaan bekerjasama
dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali dengan
menggelar simulasi penanganan pengungsi saat terjadi bencana erupsi merapi,
banjir dan gempa bumi.
Untuk meningkatkan
partisipasi sekolah SMA/ SMK dan SLB dalam kegiatan kepramukaan di Boyolali, Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah melalui Kepala Cabang Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah 5 Provinsi Jawa Tengah, Dr. Sadimin, S.Pd,
M.Eng, melakukan Memorandum Of Understanding (MOU) atau penandatanganan nota
kesepahaman kerjasama dengan Kwartir Cabang Boyolali.
Menurut Kak Sadimin, kami
telah menandatangani nota kesepahaman atau MOU kerjasama didalam pembinaan
kepramukaan di wilayah Boyolali. Harapannya untuk wilayah kami yang di SMA,
SMK, dan SLB bisa mengikuti kegiatan kepramukaan dengan baik, untuk itu perlu
adanya pelatihan pelatihan dalam hal ini para pembina di wilayah Boyolali khususnya
SMA, SMK dan SLB untuk di Diklat Kursus mahir dasar, mapun Kursus mahir
lanjutan, supaya anak anak kita generasi bangsa kita itu tentunya memiliki
karakter yang unggul, cinta tanah air dan bangsa dan bisa mengikuti kegiatan
kepramukaan di Boyolali ini dengan baik dan optimal. Sehingga harapan kami
karekater anak anak itu bisa lebih baik dan tentunya bisa memajukan pramuka di
Boyolali, Jelasnya.
Sementara itu Ketua
Kwarcab Boyolali, Supana, M.Pd, menjelaskan, hari ini kita menyelenggarakan
rapat kerja cabang tahun 2022, urgensinya pada hari ini kita mendengarkan
laporan pertanggung jawaban organisasi di tahun 2021 dan menyepakati program
kerja di tahun 2022. Kegiatan yang kita prioritaskan di tahun 2022 adalah dalam
rangka meningkatkan kwalitas baik itu peserta didik maupun pembina pramuka,
kita targetkan untuk bisa mencetak pramuka garuda sebanyak 1500 orang disemua
tingkatan dan dalam satu periode kepengurusan akan mencetak 1000 orang pembina
pramuka bersertifikat mahir dan ini akan dilaksanakan secara bertahap setiap
tahun akan kita alokasikan sesuai dengan tahun anggaran, jadi kalau pembina
pramuka kita akan menyiapkan sekitar 200 pembina mahir. Selain itu karena kita
ditunjuk oleh Kwarda Jawa sebagai tuan rumah Hari Pramuka tingkat Kwarda Jawa Tengah
pada bulan Agustus mendatang maka akan kita siapkan semuanya, Ujarnya.
Adanya kerjasama nota kesepahaman antara Dinas Dikbud Provinsi Jateng dengan Kwarcab Boyolali ini disambut baik oleh Ketua MKKS SMA Kab. Boyolali yang juga Kepala SMAN 3 Boyolali, Bambang Prihantoro, Menurutnya, pada dasarnya kepala cabang dinas wilayah 5 sangat mendukung kegiatan pendidikan kepramukaan untuk lingkungan SMA, SMK dan SLB yang ada di Kabupaten Boyolali, Ungkapnya. (Sani/ B-News).
Komentar
Posting Komentar