Tuntut Formasi Di Sekolah Induk, Puluhan Guru Agama Islam Passing Grade PPPK Boyolali Gelar Audiensi
BOYOLALI
NEWS ---Menuntut diberikannya formasi ASN PPPK Guru dibuka di Sekolah induk,
puluhan Guru Pendidikan Agama Islam se Kabupaten Boyolali menggelar audiensi
bersama Ketua GTT PAI Kab. Boyolali, di Aula Merbabu Penyet, Boyolali, Sabtu
(30/10/2021).
Ada
sebanyak 84 orang Guru Agama Islam (GPAI) SD dan SMP yang Lolos Passing Grade atau ambang batas Seleksi
ASN PPPK Guru se Kabupaten Boyolali yang menyampaikan aspirasinya bersama
Pengurus GTT-PAI Kabupaten Boyolali.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua GTT-PAI Kabupaten Boyolali, Eksani, S.Pd.I, dengan tetap mentaati protokol kesehatan yang ketat. Dalam sambutannya Eksani mengajak para Guru PAI SD dan SMP yang sudah Lolos Passing Grade seleksi ASN Guru PPPK untuk tetap bersabar dalam mendapatkan formasi, meski saat tes tahap 1 formasi Guru PAI sangat sedikit dibandingkan dengan guru lainnya seperti guru kelas maupun guru mata pelajaran lainnya. Ia juga mengajak para Guru PAI untuk tetap semangat dalam mengikuti proses seleksi di tahap 2 yang akan berlangsung mulai awal November mendatang.
Untuk
diketahui bahwa formasi Guru PAI di Kabupaten Boyolali saat seleksi ASN Guru
PPPK tahap 1 pada pertengahan september 2021 lalu berjumlah 31 formasi untuk SD
dan SMP, 29 formasi Guru Agama Islam dan 2 formasi Guru non Islam. Dan setelah
masa sanggah diumumkan oleh Panselnas
melalui acount masing-masing peserta pada
29 Oktober 2021 kemarin, banyak sekali Guru Agama Islam SD dan SMP yang Lolos Passing Grade namun tidak mendapatkan
formasi di sekolah karena formasinya terbatas, bahkan hanya 1 formasi di setiap
Kecamatan.
Oleh
sebab itu, para Guru Agama Islam yang sudah Lolos Passing Grade ini meminta kepada Bupati Boyolali melalui Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan serta Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan
Daerah Boyolali untuk mengusulkan formasi kepada para guru agama islam yang
sudah lolos Passing grade untuk
langsung diangkat ASN Guru PPPK di sekolah induk atau di sekolahnya
masing-masing.
Menurut
salah satu guru SDN 3 Winong Boyolali yang
lolos passing grade, Sri Handayani,
mengatakan, “hari ini kami GTT PAI se Kabupaten Boyolali yang sudah lolos
passing grade PPPK tahap 1 menggelar audiensi bersama pengurus GTT PAI
Boyolali, tujuannya menyampaikan aspirasi kami yang sudah lolos passing grade
untuk disampaikan kepada Pemerintah Daerah, maupun kepada DPRD Boyolali, kami
berharap guru PAI yang sudah ikut seleksi ASN guru PPPK tahap 1 dan sudah lolos
Passing Grade agar bisa langsung diangkat di sekolah induk atau tempat kami
mengajar tanpa tes lagi di tahap 2,” Ujarnya.
Sementara
itu hal yang sama juga disampaikan oleh salah satu guru PAI yang juga lolos Passing Grade dari SDN Jatirejo,
Kecamatan Sawit, Fajar Prasetyo, ia berharap, guru agama islam yang sudah lolos
passing grade bisa diangkat dan ditempatkan di sekolah kami masing-masing,
rencana kami juga berkeinginan menyampaikan aspirasi kami ke DPRD Boyolali dan
Bupati, Ungkapnya.
“aspirasi
teman-teman guru PAI se Kabupaten Boyolali yang sudah lolos passing grade sudah
kami tampung dan sudah kami catat, nantinya kami ingin menggelar audiensi
dengan DPRD Boyolali, kami juga sudah berkirim
surat resmi ke DPRD Boyolali untuk beraudiensi, namun kami masih menunggu
penjadwalan oleh Sekretaris Dewan,” Ujar Eksani, Ketua GTT PAI Passing Grade
PPPK Kabupaten Boyolali. (Sani/ B-News)


Komentar
Posting Komentar