Ratusan siswa siswi SD se Kab. Boyolali ikuti Lomba Mapsi

Peserta Lomba Mapsi cabang rebana saat tampil di hadapan dewan juri, di Lapangan pancasila, Kemusu, Rabu (11/9/2019). BOYOLALI --- Kelompok Kerja Guru Agama Islam (KKG-PAI) Kab. Boyolali menggelar Lomba Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) ke 22 di Lapangan Pancasila, Kemusu, Rabu (11/9/2019). Kegiatan ini diikuti peserta sebanyak 504 siswa siswi Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Boyolali. Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Penddikan dan Kebudayaan Boyolali, Darmanto, serta dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Boyolali, Kepala UPT Dikdas LS se Kabupaten Boyolali, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) se-Kab. Boyolali dan Forum Komunikasi Pimpinan (Forkompincam) Kecamatan Kemusu. Menurut Kepala Disdikbud Boyolali, Darmanto, “harapan saya bahwa lomba maspi ini bukan tujuan tetapi sarana, tetapi media, alat untuk memunculkan motivasi, bagi siapa saja baik bagi anak-anak, orang tua, pendidik dan tenaga kependidikan dalam memberikan pelayanan pada anak anak, untuk mengembangkan potensi yang ada pada anak anak bahwa kita harus mengamankan undang undang Sisdiknas yaitu UU. No 20 tahun 2003 yang amanatnya tujuannya salah satunya adalah meningkatkan kecerdasan spiritual, kecerdasan spiritual itu adalah kecerdasan mahluk pada sang khaliqnya, sehingga dari pendidikan agama islam yang rohnya adalah budi pekerti luhur, ahlakul karimah, ahlak mulia ini betul betul bisa kita berikan pada anak anak sehingga harapannya anak-anak akan menjadi anak-anak yang soleh dan solehah berguna bagi bangsa dan agama serta bisa meneruskan syiar agama islam,” Ujarnya. Sementara itu Ketua KKG-PAI Kab. Boyolali, H.M. Yusuf Samidi, S.Ag mengatakan “lomba mapsi ini diikuti siswa-siswi sekolah dasar dari 19 Kecamatan se-Kab. Boyolali jumlah pesertanya sebanyak 504 anak, harapannya mereka nanti dapat mencapai tiga kompetensi, antara lain , pertama anak itu diharapkan setelah lulus SD nanti dapat membaca alqur’an dengan baik dan benar, kedua anak dapat mengerjakan shalat fardhu lima waktu, yang ketiga anak diharapkan memiliki ahlakul karimah, sehingga anak anak diharapkan menjadi penerus perjuangan agama islam, dan apabila kelak jadi pejabat negara mereka memiliki ahlakul karimah dan iman yang kuat,” Ujarnya. Ratusan anak-anak SD tersebut akan mengikuti 10 cabang lomba Mapsi antara lain, Mocopat Islami, gerakan shalat, LCC Paisum, khitobah, kaligrafi, tilawah, Hifdzil, Adzan, Tiki, hingga Rebana. Rencananya mereka yang menjadi juara nantinya akan mewakili Kabupaten Boyolali ke tingkat Provinsi Jawa Tengah yang akan digelar di Asrama Haji Donohudan pada awal November yang akan datang. (Eksani)

Komentar