Salma pembawa baki sang saka merah putih, disambut meriah di Sekolahnya

Salma Elmutafaqiha Putri Achzabi (tengah) berfoto bersama teman temannya di SMA Pradita Dirgantara, Jum'at (23/8/2019) BOYOLALI (JAWA TENGAH) --- Setelah berhasil melaksanakan tugas menjadi pembawa baki sang saka merah putih di Istana Negara Jakarta, saat detik detik proklamasi 17 agustus 2019 yang lalu bahkan sempat menjadi viral di media sosial hingga di televisi, Jum’at (23/8/2019) sore, Salma kembali ke sekolahnya di SMA Pradita Dirgantara, Kecamatan Ngemplak, Boyolali. Kedatangan Salma tersebut disambut meriah oleh ratusan siswa siswi SMA Pradita dirgantara dan segenap guru-gurunya. Ikut hadir mendampingi Salma Elmutafaqiha Putri Achzabi yaitu Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Kolonel Dody. Sebelum ke Boyolali, Salma Elmutafaqiha Putri Achzabi bersama Muhammad Fany Nur Wibowo diserah terimakan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ke Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah di Semarang. Ikut serta menjemput kepulangan Salma yaitu Wakil Kepala Sekolah SMA Pradita Dirgantara, Kolonel Dody, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Boyolali dan Purna Paskibra Indonesia (PPI) Boyolali. Kedatangan Salma di sekolahnya disambut meriah oleh teman seangkatannya dan adik adik kelasnya beserta segenap guru. Pasukan pengibar bendera menyambut kedatangan Salma dengan kalungan bunga di depan pintu gerbang sekolah. Lagu lagu nasional diputarkan saat salma melangkah ke ruang Auditorium, ratusan siswa siswi SMA Pradita Dirgantara berbaris rapi dengan tangan hormat menyambut kedatangan Salma. Sesampainya di ruang Auditorium, puluhan siswi SMA Pradita Dirgantara sudah membentuk formasi daun cinta serta menyanyikan lagu kangen dari Dewa 19. Hal tersebut membuat Salma semakin terharu dan tidak menyangka kedatangannya disambut meriah oleh teman temannya. Saat dimintai komentarnya tetang pengalamannya salma langsung bercerita, “Alhamdulilah ya bisa diberi kesempatan dan dipercaya membawa baki sang saka merah putih, perasaannya alhamdulilah bersyukur, bangga, terharu, pokoknya bersyukur banget, disisi lain saat itu saya harus fokus pada gerakan agar jalannya bisa berjalan lancar. Ia mengetahui saat pengumuman pembawa baki tersebut pada jam 7 pagi sebelum upacara dimulai pada jam 10 pagi”, Ungkapnya. Menurut salah satu siswi kelas XI, Sajida Nur Zafira Abdurahim (17) “ia merasa bangga sekali, karena memang salma menjadi satu satunya yang diangkatan pertama ini bisa membawa nama baik SMA Pradita Dirgantara untuk bisa membawa baki sang saka di istana negara, semoga selanjutnya karir salma semakin baik lagi, semakin cemerlang dan kita bisa terinspirasi olehnya, ia ga menyangka sama sekali salma bisa sampai ke nasional karena seleksinyapun mendadak serta sangat ketat”, Ujarnya. Harapannya perjuangan Salma menjadi Paskibraka bisa menjadi inspirasi bagi siswa siswi serta anak muda zaman now. (Eksani)

Komentar