Mata Najwa On Stage Boyolali hadirkan Cerita Anak Kampung yang Mendunia di Alun Alun Kidul Sabtu, (23/2/2019)
BOYOLALI --- Untuk
pertama kalinya Presenter Talk Show Najwa Shihab berkunjung ke Boyolali dalam
rangka Trans 7 Goes to Boyolali. Dalam dua hari mulai hari ini Jum’at hingga
Sabtu (22-23/ 2/ 2019) ini Stasiun Televisi Trans 7 memberikan berbagai acara
di Alun alun Kidul, Komplek Pemkab. Boyolali. Salah satu program Telvisi
tersebut adalah Mata Najwa, dan Presenter kondang Mata Najwa, Najwa Shihab
membuka acara Mata Najwa On Stage Boyolali tepat pada Jam 20.00 WIB. Acara
dibuka dengan penampilan NDX AKA salah satu Duo vokal dari Yogyakarta yang lagi
naik daun.
Nana sapaan akrab
Najwa Shihab kemudian memanggil tuan rumah Boyolali yaitu Bupati Boyolali Seno
Samodro yang langsung menyanyikan satu bait lagu milik Didi Kempot yang sudah
diubah syairnya dan diikuti ribuan penonton, Sak tenane aku ora ngapusi,
iseh tresno Boyolali. Nana juga langsung bertanya tentang tempat mana
saja yang paling romantis di Boyolali, salah satu tempat paling romantis di
Boyolali adalah simpang siaga (patung kuda simpang lima), karena disana ada
Perpustakaan yang indah sedunia, selain itu tempat yang paling romantis juga
ada di Selo, yang merupakan tempat yang berada dibawah dua gunung yaitu Gunung
Merapi dan Merbabu dan disana, tempat seorang wanita cantik yang dilahirkan,
namun tentunya bukan mbak Nana, Ujar Seno, yang disambut tawa Penonton.
Dalam acara Mata Najwa On Stage
Boyolali ini juga menghadirkan Para Narasumber yang berkompeten dibidangnya,
antara lain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Desainer Anne Avantie, Kepala
Pusat Data dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo
Nugroho yang merupakan warga asli Boyolali serta Founder Aplikasi Bahaso.com
Tyovan tri Widagdo dari Wonosobo. Mereka semua menceritakan kisahnya saat masih
kecil yang masih susah, bahkan miskin, hingga sekarang mereka menjadi sukses
dan mendunia. Pak Topo misalnya (sapaan akrab Sutopo Purwo Nugroho) ia saat
kecil sekolah di SDN 1 Boyolali, bahkan sudah kelas dua SD saja iabelum bisa
membaca. Tidak hanya itu orang tuanya yang merupakan PNS dan seorang guru juga
berkehidupan pas pasan, bahkan rumahnya saja masih mengontrak, dindingnya
gedhek (bambu) dan lantainya tanah kuning, dan setelah hujan banyak laron yang
berterbangan sehingga paginya bisa dibuat peyek, lalu menceritakan juga lika
liku saat kuliah, hingga kini ia menjadi salah satu orang berpengaruh di Asia
menurut salah satu majalah Asia.
Bahkan ia juga pernah diwawancara khusus oleh
Koran amerika yaitu New York Times, dan terbit dihalaman depan tempat para
pembesar dunia. Tidak hanya itu Gubernur Ganjar Pranowo juga menceritakan
kisahnya saat kecil dan masa kuliah dahulu, hingga kini menjadi Gubernur Jawa
Tengah. Perancang Busana Anne Avantie juga ikut menginspirasi saat ia
mendirikan rumah singgah Kasih Bunda yang tempat tersebut khusus untuk para
penderita Hedrosevalus atau para anak anak Disabilitas yang tentunya
sangat menginspirasi penonton. Founder aplikasi Bahaso, Tyovan Tri Widagdo juga
mengisahkan saat SMP sudah bisa menghecker warung internet di daerahnya, hingga
saat SMA sudah memiliki Perusahaan. Dan ia merupakan salah satu orang yang
pernah magang di Google, dan saat SMA juga sudah membuat website e-wonosobo.com
yang merupakan website resmi Kab. Wonosobo. Meski semua Narasumber saat masih
kecil berkehidupan pas pasan bahkan miskin, namun dengan usaha dan kerja keras
bisa mereka capai kesuksesan seperti sekarang ini. Seperti yang disampaikan
oleh Tyovan, Kunci kesuksesan itu antara lain, Dream, Believe, Action (Mimpi,
Percaya, dan Aksi), selain itu doa orang tua juga sangat penting untuk mencapai
cita cita. Acara ditutup dengan penampilan NDX AKA dengan menyanyikan lagu yang
kini Hits yaitu ditinggal rabi.
Di tempat terpisah Kabar
Boyolali24 bisa mewawancarai Wakil Bupati Boyolali, M. Said Hidayat, Menurutnya,
ia berharap setelah menonton Mata Najwa On Stage Boyolali yang meceritakan anak
kampung yang mendunia ini, Warga Boyolali bisa terinspirasi dan bisa sukses,
selain itu bisa memacu anak anak muda Boyolali semakin kreatif dan meraih
mimpinya terus berkarya dan selalu mencoba niscaya akan bisa, Ungkapnya. Acara
Mata Najwa On Stage berakhir jam 22.30 WIB dengan sesi poto bersama di panggung
utama. #Sani
Komentar
Posting Komentar