Ka Kwarda Jateng Budi Prayitno ajak Majelis Pembimbing jadi tokoh idola anggota Pramuka

Ketua Gerakan Pramuka Kwarda Jateng periode 2013- 2018
 Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc menyampaikan materi pada Karang Pamitran di Balai Sidang Mahesa, Kamis (20/12/2018).
Boyolali --- Dalam rangka mendukung terwujudnya program kerja gerakan pramuka Kwartir Cabang 1109 Boyolali, serta untuk menjalin komunikasi bersama para pemangku kepentingan, Sebanyak 1500 Pembina pramuka se Kabupaten Boyolali mengikuti kegiatan Karang Pamitran di Balai Sidang Mahesa, Kamis (20/12). Kegiatan tersebut diikuti ribuan orang pembina mulai dari Majelis Pembimbing Cabang, Majelis Pembimbing Ranting, serta para Pembina SD, SMP, SMA/SMK/MA. Selain itu juga Forum Komunikasi Pimpinan Derah (Forkompinda) Boyolali juga ikut hadir dalam kegiatan tersebut. Kegiatan Karang Pamitran yang baru pertama kali diadakan oleh Kwarcab 1109 Boyolali ini disuguhi berbagai macam acara menarik, mulai dari pentas tari batik nusantara merah putih yang dibawakan oleh siswa siswi SMPN 1 Boyolali, serta tari satria bangsa yang dibawakan oleh siswi SMKN 1 Mojosongo, Boyolali. Dalam sambutannya Ketua Kwarcab Boyolali, Supana, "Kegiatan karang pamitran ini diadakan untuk mengajak para anggota majelis pembimbing untuk ikut aktif dalam proses pengembangan gerakan pramuka, selain itu untuk memberikan dukungan pada program kerja kwarcab boyolali agar kegiatan pramuka kedepan dapat lebih berprestasi dengan ditunjang pendanaan yang memadai,".  Namun ada hal yang menarik dan membuat tepuk tangan meriah peserta, yaitu saat setelah sambutan ketua Kwarcab Boyolali, ditayangkannya pemutaran video visualisasi kegiatan gerakan pramuka selama beberapa tahun terakhir, tampak dalam video tersebut berbagai prestasi kwarcab boyolali yang sering menjadi berita di TV Nasional, mulai dari Pesta Siaga, Lomba tingkat Penggalang, Jambore Cabang, LPK Penegak, hingga khursus mahir dasar yang diikuti para pembina pramuka. Dalam video tersebut kegiatan kegiatan pramuka dikemas dengan apik dan sedikit lucu hingga membuat para peserta karang pamitran nampak tersenyum dan bangga. Dalam Sambutannya, Sebagai Dinas yang membawahi Kwarcab 1109 Boyolali, Kepala Disporapar Boyolali Wiwis Trisiwi Handayani mengatakan," Pak Bupati Seno sebagai Kamabicab sangat mendukung penuh kegiatan pramuka, baik secara moril dan pendanaan, oleh sebab itu Pak Bupati Seno Samudro rencananya akan memindahkan Bumi Perkemahan Indraprstha Ampel ke Kebun Raya Indrokilo, agar lokasi kegiatan pramuka lebih luas dan semakin banyak kegiatan pramuka, selain itu Bumper. Indrapstha akan digunakan untuk Pasar Rakyat. Tidak hanya itu, kedepan setiap anggota pramuka diperbolehkan iuran gotong royong untuk kegiatan pramuka,hal itu akan diatur lebih rinci lagi pada Peraturan Bupati, agar bisa menjadi acuan dan dipertanggung jawabkan dikemudian hari". Hal tersebut disambut baik oleh Ketua Komisi IV DPRD Boyolali Agung Supardi yang ikut hadir dalam acara tersebut dan juga memberikan sambutan mewakili Ketua DPRD S. Paryanto, menurutnya" DPRD Boyolali akan memberikan anggaran yang memadai untuk kegiatan pramuka, oleh sebab itu berapa anggaran yang dibutuhkan oleh kwarcab boyolali akan kita tutup, kapan perlu tidak usah iuran anggota, Ujarnya. Sebagai pengisi acara Kwarcab 1109 Boyolali menghadirkan Ketua Kwarda Jawa Tengah periode 2013-2018 yaitu Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc, ia menyampaikan bagaimana peran Majelis Pembimbing itu sangatlah penting untuk kemajuan gerakan dan kegiatan pramuka, Mabi itu adalah tokoh, maka keberadaanya dan kedatangannya di setiap kegiatan gerakan pramuka selalu ditunggu tunggu oleh peserta, Ungkapnya. Harapannya dengan kegiatan Karang Pamitran ini pramuka di Kabupaten Boyolali semakin berprestasi dan semakin dikenal luas oleh masyarakat. *Sani



Komentar