Banjir genangi jalan Perbatasan Kadireso - Nepen

                                Jalan alternatif 3 Desa tergenang banjir
                                          luapan sungai Lebak, Nepen, Sabtu (27/2)

TERAS –Hujan deras selama kurang lebih 2 jam, Sabtu (27/2) mengakibatkan jalan alternatif pasar lebak, Desa Nepen yang menghubungkan dengan dukuh Silem, Desa Kadireso mengalami kebanjiran setinggi lutut orang dewasa.
Padahal jalan tersebut merupakan jalan alternatif yang dilewati masyarakat sekitar menuju ke Pasar Lebak, Nepen.
          Eksani Salah seorang warga yang kebetulan melewati daerah itu mengatakan “ jalan ini memang sering kebanjiran kalau terjadi  hujan deras, karena ada luapan dari sungai disebelahnya, akan tetapi biasanya sore sudah surut lagi, tapi jika kita paksakan melewatinya menggunakan sepeda motor biasanya akan mogok karena air nya akan masuk ke mesin motor ” ungkapnya.
Seharusnya sungai yang berada di dekat jalan tersebut dikeruk atau tanggulnya ditinggikan agar luapan air sungai tidak meluap ke jalan, karena kalau sering kebanjiran akan merusak jalan tersebut ”, tutur Jawoto. Warga setempat.
          Menurut Kepala Desa Kadireso, Muh. Edris, Jalan alternatif yang menghubungkan dukuh Silem, Desa Kadireso dengan Pasar Lebak, Desa Nepen itu merupakan perbatasan 3 Desa yaitu, Desa Kadireso, Desa Kopen dan Desa Nepen. Tidak dipungkiri keberadaan jalan tersebut memudahkan warga untuk aktivitas baik ke sentra ekonomi maupun aktifitas lainya.
Maka untuk perbaikan jalan tersebut harus didukung oleh Pemerintah, dalam hal ini Pemerintah di 3 Desa tersebut, apalagi sekarang sudah ada anggaran dana Desa yang sebagian besar  diperuntukan untuk infrastruktur.
Kedepan kita akan rembug bersama warga dan Pemerintah di 3 Desa  untuk memperbaiki jalan alternatif tersebut ”. Ungkapnya. (Sani Hammurabi)


Komentar